Showing posts with label gak usah dipikir rek. Show all posts
Showing posts with label gak usah dipikir rek. Show all posts

Tuesday, May 13, 2008

Memajang foto.

Ada kawan saya yang menggunakan cara memajang foto pasangannya yang sudah meninggal demi untuk segera melupakan perasaannya. Saya tahu, pasti berat untuk melupakan rasa sayang kepada orang yang sudah tiada. Makanya kawan saya itu sengaja memajang foto - foto itu dengan tujuan membuatnya kebal terhadap rasa kangen kepada pasangannya dan bukan untuk mengingat kenangan - kenangan masa lalu. Halah. Kalau kenangan ya pasti masa lalu. Kalau masa depan itu namanya Minority Report.

Nah gimana kalau cara itu dipakai untuk melupakan selingkuhan yang masih hidup? Kayaknya bakal sukses tuh. Lha kan pasangan resminya pasti mencak - mencak kalau tiba - tiba ada foto orang tak dikenal yang tiba - tiba nangkring.

Bagi yang masih terlibat perasaan dengan selingkuhan, berani coba cara itu?

Monday, May 12, 2008

SMS Santet.

Saya tadinya enggak perduli dengan sms yang dikirimkan secara berantai itu. Saya memang kurang perduli dengan apapun yang sifatnya berantai. Kecuali mungkin cewek manis berantai kalung berlian. Ah, dasar bakat nyopet!

Sampai akhirnya tadi malam chatting dengan kawan saya yang jurnalis Semarang itu. Dia memberikan link tulisannya yang dia tulis online di Sindo. Ternyata di setiap daerah, isu sms santet ini ditanggapi bermacam - macam. Khusus untuk Jawa Tengah, mungkin karena menjelang pilkada, isu ini ditanggapi serius.

Saya, sebagai penggemar teori konspirasi, jadi mikir apakah ini salah satu cara provider telpon selular mencari keuntungan? Bisa saja, dengan suatu cara, mereka meminjam tangan orang lain sehingga terjadilah sms berantai itu.

Ya apapun itu, mungkin ini disebabkan juga oleh semakin murahnya tarif telpon sehingga membuat Saras 008 makin malas berpatroli memberantas sms - sms ngawur itu. Lha siapa yang mau kerja kalau cuma diberi honor 0,0000000000... rupiah per detik?

Tuesday, April 22, 2008

TIME Magz.

Cover majalah ini betul - betul menghibur saya hari ini. Kok bisa ya majalah sekelas mereka bikin salah kayak gini. Thanks to PhotoshopDisaster for compiling these kind of disasters 0000ythn.gif.



Ok lah, I'm off to Semarang. Semoga abang saya itu cepat sembuh setelah saya kunjungi. Blah.

Thursday, March 27, 2008

Wassup with D?

Heran gue! Baru nyadar setelah dapet email dari mantan. Dia cuma nanya kabar dan ngasih tau kalau sekarang dia ada di luar negeri ikut suaminya yang dapet kerja di perusahaan asing.

Cuma dari email itu, gue jadi nyadar bahwa banyak banget huruf D di sekitar gue. Dulu mantan - mantan gue, persis sebelum gue nikah, berturut - turut namanya pakai huruf D. Ada Diah, Dita dan akhirnya gue nikah sama Dian. Aneh? Belum!

Setelah berumah tangga, seperti banyak pasangan lain, kita juga kesulitan cari pembantu. Akhirnya setelah sekian kali gonta - ganti, kita dapet pembantu yang nama panggilannya Iyah. Nama asli di KTP-nya, Diyah. Masih setia kerja di rumah gue sampai sekarang sejak anakku masih bayi.

Terus dari sekian banyak gank sepupu, gue paling sering ketemu dan main sama Denik. Malah kemarin ya dia ini yang kita bikin repot selama liburan di Malaysia.

Nah salah satu teman baik gue sejak SMA, yang cewe dan masih suka ngerepotin gue sampai sekarang, namanya Debbie a.k.a Denok. Si Denok ini nikah sama Denny. Masih ada juga, Disa dan Didi Cahya, ini teman SD yang sekarang suka chat di YM.

Terus sekarang gue punya teman-teman baru yang sudah jadi bahan celaan teman baik dari blog. Namanya Dini, Diaz Fitra dan Dahlia.

Makin aneh lagi, kursi kerja yang sekarang gue dudukin ini dulunya punya Dedo. Sekarang dia udah pindah ke kantor lain.

Nambah satu lagi deh. Mobil yang sehari - hari gue pakai pun, brand-nya Daihatsu!

Oiii banyak bener huruf D di hidup gue! Anyone care for a trade? 0000ythn.gif

Monday, February 25, 2008

Penyebab pemadaman.

Saya enggak tau sumbernya darimana, tiba - tiba aja ada di email saya. Katanya sih ini penyebab pemadaman listrik.

Garing sih, tapi untuk menghormati yang membuat image dan juga untuk yang menemukannya sampai bisa terkirim ke email saya, jadi ya saya upload aja lah.

Lumayan buat lucu - lucuan, daripada saya dongkol di kantor gara - gara gak bisa kerja karena kena giliran pemadaman beberapa hari yang lalu.

Image source: unknown

Photobucket

Saturday, February 23, 2008

KMB

Konferensi Mbody Bundar. Sebuah konferensi yang dilakukan secara mendadak dan dalam tempo sesingkat - singkatnya untuk membahas masalah - masalah (yang kami anggap) penting, yaitu untuk menentukan siapa yang paling kreatif dalam memesan variasi menu makanan dan sekaligus menghabiskannya.

Sedemikian pentingnya sehingga identitas peserta dan juaranya perlu saya rahasiakan demi alasan keamanan. Keamanan bagi diri saya sendiri tentunya.

Note:
Apabila setelah ini saya tidak pernah updating blog saya lagi, tolong cari blog mereka. Mungkin saja saya telah dijadikan bahan percobaan untuk resep baru mereka, Ragil Saus Mangga.


Tuesday, February 19, 2008

Cinta Laura

Edan tenan! Dia lagi - dia lagi. Kali ini gue liat liputan tentang dia yang lagi pergi ke salon bareng temennya.

Gue sih nggak sebel sama abg satu ini. Malahan, gue respek sama dia. Respek, karena menurut gue, dia ini salah satu abg yang sangat percaya diri. Sayangnya gue suka sebel sama segala sesuatu yang berlebihan. Nah menurut gue, logat bicara abg satu ini sangat berlebihan.

Sialnya, pas tayangan itu, tangan gue lagi megang piring karena sedang makan siang. Jadi gue gak sempat ganti channel tv. Terpaksa lah gue makan dan nonton si Cinta bicara.

Seandainya bunuh diri itu nggak dilarang agama dan bisa dilakukan berulang macam multiple orgasm gitu, gue pasti bakal bunuh diri tiap kali ada penayangan tentang Cinta Laura yang syedhang talkhing denganch wyartawanch.

Sunday, February 10, 2008

Bahaya kerja di kota padat.

Mungkin semua pekerjaan yang dilakukan secara harian dengan beban kerja yang berat akan memiliki ancaman bahayanya masing - masing. Bagi pekerja yang memiliki posisi tinggi di perusahaan besar, pasti terancam bahaya stress. Sudah seharusnya. Karena itu sudah jadi satu paket dengan segala macam fasilitas dan gaji besar yang diterima setiap bulan. Bagi yang punya gaji tinggi tapi tidak memiliki tingkat stress karena jago "mendelegasikan" pekerjaannya ke orang lain, hati - hati, karena anda mungkin punya bahaya kena santet.

Operator radio sebuah perusahaan taksi besar yang harus meneruskan orderan kepada para pengemudi armada taksinya, bisa jadi memiliki tingkat stress yang tinggi di saat jam sibuk. Berapa gaji mereka? Pasti jauh jika dibandingkan dengan seorang yang berprofesi master of ceremony dan mungkin sama jika dibandingkan dengan penyiar radio.

Ada sedikit cerita yang pernah gue dengar dari seorang petugas tiket pintu tol yang sering dapat lokasi jaga di kawasan sibuk. Dia bilang, untuk bisa minum barang seteguk aja, dia harus nunggu truk trailer lewat. Karena badan truk yang panjang itu bisa memberikan masa jeda baginya.

Jadi siapa bilang city car yang mini - mini itu bisa menguntungkan banyak pihak?

Monday, January 28, 2008

Kisah - kisah duka bangsa ini.

Mulai dari bom Bali, tsunami Aceh, gempa Jogja dan meninggalnya mantan Presiden RI. Rate card pemasangan iklan di televisi pada naik ngga ya pada saat berita - berita itu ditayangkan?

Friday, January 18, 2008

Panen di ladang.

Ini buah dari hasil memanen bareng pak gubernur. Gubernur mana? Mungkin gubernur jendral. Jendral apa? Entahlah, kemungkinan besar ya jendral kancil. Lalu apa yang dipanen? Terserah kalianlah itu.

Buahnya kira - kira seperti ini:

Bagi warga yang sudah merasa sumpek dengan kota ini, mungkin bisa dipikirkan untuk segera pindah kota. Kotanya bebas, terserah warga yang mau pindah tentunya. Gubernur jendral kancil tidak bisa memberi saran karena beliau sudah cukup pusing dengan kotanya sendiri. Salah satu masalah yang membuat pusing adalah soal banjir. Banjir yang sejak puluhan tahun sering mampir ini tidak bisa ditolak karena sebagai tuan rumah yang baik, kita harus selalu membuka tangan dengan lebar untuk menerima semua tamu apapun yang datang.

Sementara itu bagi warga yang sudah terbiasa dengan berbagai kenyamanan kota ini dan berat hati untuk pindah kota, gubernur jendral kancil menyarankan untuk pindah rumah saja. Coba cari rumah yang dekat dengan tempat mencari nafkah, ini kata beliau. Menurutnya, dengan cara ini kemacetan bisa berkurang karena penggunaan sarana transportasi otomatis berkurang. Kalau soal biaya pindahan, gubenur jendral kancil juga tidak bisa memberi saran karena masih pusing menghitung biaya proyek - proyek warisan pejabat sebelumnya yang belum juga menghasilkan profit manfaat bagi masyarakat banyak.

Gubernur jendral kancil juga menyarankan bagi warganya untuk memiliki mobil tidak lebih dari satu dan memaksimalkan penggunaannya untuk seluruh anggota keluarga. Ini juga akan sangat membantu mengurangi kemacetan. Bahkan untuk urusan mobil ini, gubernur jendral kancil membandingkannya dengan agama. Dia bilang, kita hanya bisa memiliki satu agama, coba tanamkan prinsip itu untuk kepemilikan mobil. Jangan tiru orang geblek yang pernah berkata bahwa kita bisa punya dua agama karena kalau dengan satu agama saja kita bisa masuk surga, apalagi kalau kita punya dua. "Itu jangan ditiru!" begitu kata sang gubernur sembari mengakhiri aktifitas memanennya.

Wednesday, January 16, 2008

RSPP

Ga tahan juga. Padahal gue sudah setengah mati nahan diri biar ga ikutan nulis soal mantan presiden yang sedang kritis di rspp. Gue ga tahan. Ga tahan karena kasihan. Kasihan sama wartawan dan orang - orang lain yang harus jaga di rumah sakit, selain keluarga tentunya. Kalau keluarga kan memang sudah jadi kewajiban mereka untuk nungguin di rumah sakit.

Masalahnya, kalau yang sakit itu orang yang pernah sangat berkuasa, sudah pasti bakal jadi bahan berita dan menarik perhatian banyak orang. Eeee tapi mbok ya jangan kebablasan tho ya. Maksud gue, kalau memang tertarik mengikuti beritanya ya ikutin aja tanpa harus berkomentar macam - macam. Ndak usahlah dikomentari soal masalah hukumnya, kecuali kita memang terlibat. Ndak usah lah kita komentar soal keburukannya, kecuali kita memang pernah terkena dampaknya secara langsung. Mungkin ada yang bilang, lha kita ini kena krismon kan gara - gara dia juga. Mungkin iya. Mungkin juga ngga. Toh yang namanya dunia politik dan kekuasaan itu sangat rumit dan banyak konspirasi yang njlimet.

Kalau banyak yang menyebut mantan presiden itu adalah bekas penguasa nomer satu di republik ini, mungkin benar, mungkin juga salah. Toh bisa aja dia sekarang masih berkuasa, walaupun tidak lewat tangannya langsung.

Nah bagi yang tetep pengen berkomentar karena ga tahan nahan diri, macam gue sekarang nih. Ya marilah kita berkomentar sesuai porsi aja. Misalnya, kalau memang ga suka sama cara dia selama berkuasa dulu, ya komentarnya dibatasi seputar dia sebagai Presiden RI aja, jangan dicampur sama hobi memancingnya. Memang, kalau dia pergi mancing, bisa repot tuh satu armada angkatan laut kita. Banyak istri dan anak yang harus ditinggal suami dan ayahnya berminggu - minggu karena harus mengamankan wilayah laut yang dipakai mancing. Lha tapi yang pergi mancing itu individu yang kebetulan menjabat sebagai presiden, bisa kacau negara ini kalau ada apa - apa dengannya di laut.

Nah buat yang suka sama cara dia memimpin, ya cukup memuji ala kadarnya aja. Ngga usah lah sampai memuja bagai dewa. Jangan lupa, selama memimpin negara, dia itu banyak didukung tim yang harus bekerja maksimal untuk membuat program - program pembangunan. Memang, dia itu pintar dan berwibawa tapi ya jangan terus disangkut - sangkut kan dengan jumlah dukun dan paranormal yang dia punya. Toh kalaupun benar, dukun dan paranormal itu juga dibantu sama Allah atau bahkan (mungkin) iblis. Apapun itu, terserah mereka lah. Toh yang nanggung dosa dan pahalanya ya mereka sendiri.

Sudahlah, sekarang ini kemungkinannya cuma dua. Sembuh atau wafat. Apapun itu, kita doakan aja semoga kita bisa segera memiliki negara yang makmur, sejahtera dan beriman. Aih ga nyambung ya? Iya, soalnya buat gue, semua mantan presiden dan juga presiden yang masih berkuasa sekarang ini adalah elemen - elemen yang bakal membentuk negara NKRI menjadi semakin berkembang. Semoga berkembang ke arah yang positif walaupun harus melewati cerita - cerita buram di masa lalu. Contohnya, kejadian Malari 1974. Dulu rusuh karena menolak investasi asing, walaupun ada cerita konspirasi juga di balik itu. Sekarang kita lihat, investasi asing itu punya andil membangun negara ini. Suka atau tidak suka.

Demikian juga soal para mantan pemimpin negeri ini. Kita suka atau tidak, mereka itu punya andil mengembangkan NKRI dan memajukan rakyatnya. Bagi yang merasa pernah dirugikan di masa lampau, jujur aja gue ga berani ngomong banyak karena masalahnya terlalu rumit.

Kalau buat gue pribadi, gue cukup bersyukur dengan apa yang gue dapat. Ya minimal, sekarang ini gue jadi kenal internet dan bisa blogging. Aih sepele banget ya tujuan hidup gue?

Friday, November 23, 2007

Bulan

Jam 3 pagi tadi, pas keluar dari kantor gara - gara dibikin pusing sama mesin editing, gue sempat ngeliatin bulan yang bersinar terang walaupun bukan purnama sempurna. Tiba - tiba aja muncul pikiran usil. Mungkin ngga kalau sebetulnya bulan itu dibuat oleh manusia?

Kita tau kalau manusia itu selalu mencari cara untuk bertahan hidup, salah satunya adalah dengan menciptakan dan mengembangkan teknologi. Jadi mungkin aja bulan itu hanya sebuah alat hasil ciptaan manusia jaman dulu. Kenyataannya, bulan itu banyak banget manfaatnya buat kita dan siapa bilang manusia jaman dulu itu hanya dari era prasejarah? Mungkin aja ada sejarah yang hilang. Lha wong teks Supersemar yang asli aja bisa hilang. Eh ngelantur.

Ini niy yang ada dalam pikiran usil gue. Jaman dahulu yang sangat kala, maksudnya lebih dari jaman dahulu kala, manusia di bumi ini sudah sangat maju teknologinya dan tidak terpecah - pecah dalam batasan semu seperti ras, suku, bahasa dan lain - lain. Ibaratnya seperti dunia maya kita ini deh, siapapun bisa masuk ke blog gue dan juga sebaliknya. Sayangnya mereka masih punya berbagai macam kendala yang sifatnya universal. Contohnya pemakaian energi yang sangat besar untuk menerangi berbagai daerah pada saat malam hari, tidak beraturannya gelombang air laut dan juga, mungkin, untuk jadi tameng bumi dari terjangan asteroid. Nah solusi yang paling tepat saat itu adalah membuat alat yang bersifat multi fungsi dan bisa dirasakan kegunaannya buat semua orang di bumi ini yaitu sebuah satelit yang sekarang kita kenal dengan nama bulan.

Krisis energi bisa diatasi karena bulan berfungsi memantulkan cahaya matahari ke bagian gelap bumi, dunia pelayaran menjadi lebih aman karena gelombang laut relatif lebih teratur karena efek gravitasi bulan dan sebagian besar asteroid bisa ditangkis oleh bulan.

Perkara tidak bisa ditemukannya bukti bahwa manusia pernah punya kehidupan yang sangat moderen, bisa jadi karena pada satu masa manusia menjadi sombong dan terjadi mega perang dan menghancurkan semua peradaban. Contoh kecil di jaman kita adalah peristiwa Hiroshima dan Nagasaki.

Bisa juga hanya karena terjadinya human error yang menyebabkan musibah yang sangat besar, makanya tercipta pribahasa sepandai - pandai tupai meloncat akhirnya terjatuh juga. Salah satu efek dari kejadian itu adalah terciptanya flora dan fauna jenis baru dari hasil tercemarnya lingkungan dan kita mengenalnya dengan istilah dinosaurs era.

Hmmm cukuplah sesi berkhayal hari ini. Sekarang kembali ke mesin editing yang rusak.
Hiks...

Thursday, November 22, 2007

Berapa fee artis Indonesia?

Pasti besar kalau diliat dari materi yang mereka punya itu mewah semua. Bisa jadi juga kecil kalau diliat dari ucapan mereka, apalagi ucapan - ucapan yang berbahasa Inggris. Masa siy ga kuat bayar les di ILP atau apalah gitu?

Ayo perhatiin deh, ada beberapa artis yang suka bilang "Ya begitulah dunia entertain." Sialnya, gue pernah ngalamin itu di talkshow program gue. Diulang - ulang pula, sampai akhirnya kita cut dan kita kasih tau kalau yang betul itu adalah entertainment. Eh si mas artis malah agak ngotot dan bilang kalau dia tuh sudah sering keluar negeri dan bla bla bla jadi ngga mungkin kalau salah ucap. Yeee situ mau shot yang barusan di playback biar bisa liat salahnya? Ternyata dia ngotot kalau penggunaan katanya bener. Yeee situ mau dibeliin kamus?? Duh pas shooting itu gue jadi pengen nelen camera deh.

Sudahlah ngga usah malu sama crew, daripada malu sama penonton tv? Kalau memang ngga sempat les bahasa Inggris ya liat - liat aja salah satu kamus online. Nah sekalinya ada artis yang jago ngomyong ienglyesh malyah ketceryushan sama lyogatnya cthyuga. Ya ngga mba chintcyha ylaurhya?

Cyapyek ngga syich yang tchjadi kryew sinechtryonnya?

Tuesday, November 20, 2007

Safari kandidat calon Presiden

Tadi siang sempat baca berita tentang Megawati. Kok ya agak gag sreg gitu bacanya. Disitu bu Mega bilang rakyat RI jangan punya mental pengemis. Setau gue yang namanya pengemis itu adalah tukang minta duit yang ada dijalanan atau lebih ekstrem lagi, orang yang tidak mau berusaha dengan keras untuk menghasilkan uang. Ya kalau dipikir - pikir, berdiri di jalanan seharian itu sebetulnya kerja yang ngga gampang juga siy. Kembali ke topik, Megawati berkomentar seperti itu karena pada kunjungannya ke daerah - daerah selalu menemukan alasan klasik yaitu rakyat tidak bisa berbuat apa - apa karena tidak punya uang. Mungkin bu Mega lupa bahwa jaman sekarang ini uang memang selalu jadi topik utama. Petani itu perlu uang untuk beli pupuk, bibit, obat - obatan dan lain - lain. Ok lah mungkin ada pinjaman dari koperasi atau apapun, lha tapi itu kan nanti harus dibalikin juga plus bunga. Dan yang dipinjam itu adalah, duit.

Para tukang tani itu gue yakin sudah bekerja sangat keras, jangan lah mereka dibilang bermental pengemis. Uang itu hanyalah salah satu modal mereka untuk hidup, para regulator harusnya membantu mereka untuk bisa menghasilkan modal yang cukup untuk bisa terus berusaha dan hidup sejahtera. Bantuannya bisa berupa macam - macam, bukan sekedar uang. Walaupun uang memang penting. Nha bu Mega aja kalau ngga punya uang juga ngga akan bisa safari politik tho.

Didalam berita itu juga disebutkan bahwa Megawati mau mendengarkan langsung dari rakyat soal keluhan - keluhan yang ada dilapangan. Nah! itu mereka sudah mengeluh kok malah dibilang jangan punya mental pengemis? Mereka mengeluh karena ibu datang untuk mendengarkan keluhan. Coba kalau bu Mega datang dengan niat untuk mendengar sumbangsih rakyat, pasti banyak ide cemerlang dari mereka.

Alasan bu Mega mau dengar langsung dari rakyat pun agak gak enak dibacanya. Beliau bilang sudah tidak mau dibodohi oleh laporan - laporan yang diterimanya seperti pada saat dia masih menjabat sebagai Presiden dulu. Lhaaa kalau Presiden itu ibarat Managing Director, harusnya kan dia punya cara untuk ngecek laporan bawahannya, bukan sekedar terima jadi aja. Kalau bawahannya bagus pasti laporannya bener, kalau ngga bagus ya diganti. Bukan berarti sang MD yang turun ke lapangan langsung. Sekali - kali boleh lah, tapi kalau keseringan apa ya waktunya cukup?

Aduh udah ah, capek juga gue nulis panjang - panjang. As if bakal ada pengaruhnya gitu? qkqkqkqkqkh nikmatnya jadi orang impulsif.

Friday, November 16, 2007

Krisis Moneter dan Tapos

Sempat timbul pertanyaan soal cerita - cerita tak bertuan yang selama ini beredar. Cerita seperti ini, mungkin, nama kerennya theory conspiracy. Gue tulis cerita ini karena penasaran aja. Betul ga siy ada hubungan antara pertemuan di Tapos tahun 1990 sama krisis moneter di tahun 1997? Pasti sudah banyak yang tau cerita ini, bagi yang belum ya monggo dibaca aja. Lumayan lah buat ngusir kantuk.

Awal ceritanya, Presiden masa itu mengumpulkan 20 konglomerat di Tapos dan meminta mereka berpartisipasi membangun ekonomi rakyat dengan cara menyumbang sekian persen dari keuntungan usaha mereka. Gue cuma bisa dapet link ini yang sedikit ngebahas soal pertemuan itu. Konon katanya, ada pengusaha yang hadir di pertemuan itu mempertanyakan kesanggupan koperasi atau yayasan yang akan mengelola dana hibah itu karena dana yang akan diterima pastinya akan berjumlah sangat besar. Disitulah Presiden merasa tersinggung dan cerita berlanjut dengan kasus bank Summa di tahun 1992 yang juga menyebabkan mundurnya salah satu boss Astra sebagai imbas dari ketersinggungan itu.

Kejadian itu memicu munculnya tim sakit hati yang merencanakan tindakan balasan dengan cara mendekati dan menyumbang dana bagi Bill Clinton yang pada saat itu sedang melakukan kampanye kepresidenan di Amerika sana. Sedikit beritanya disini. Hal ini bisa terjadi karena salah seorang dari tim sakit hati itu adalah kawan dari Hillary Clinton.

Singkat cerita, semua itu berujung pada munculnya nama Soros dan musibah krisis moneter yang menimpa banyak negara di Asia. Kita adalah negara yang paling terpukul karena disamping banyaknya hutang, banyak pula dana para konglomerat yang telah dipindahkan keluar negeri.

Setelah itu kita semua tau kelanjutan ceritanya. Walaupun banyak faktor yang membuat Presiden masa itu lengser tapi cerita macam ini boleh juga dong buat menambah serunya gosip di NKRI. Masa siy cuma Amerika yang boleh punya cerita konspirasi soal tertembaknya Kennedy?